Epitaphios

Sebagai seorang musisi dan juga komponis yang dikenal di dalam dunia permusikan dunia saat ini bisa dikatakan, tentu Mikis Theosorakis memiliki karya-karya luar biasa yang sangat menginspirasi. Bahkan hingga kini di usia senjanya yang hapir mencapai umur 100 tahun, Theodorakis masih tetap eksis bekreasi di dunia seni.

Masa hidup Theodorakis juga tidak lepas dari dunia politik. Bahkan ia terjun langsung dalam perang dunia II dalam melawan kependudukan Italia dan Jerman Fasis. Berbaagai siksaan pernah dialaminya namun semua pengalaman itu membuatnya terus bersemangat dan mempengaruhi kehidupan seninya. Tidak jarang Mikis Theodorakis menggelar konser amal yang digunakannya untuk membantu sesama.

Selain di bidang amal, music Theodorakis juga merambah di dunia perfilman. Dua karyanya menjadi salah satu music pendukung untuk film Hollywood yakni Zorba the Greek dan Sorpico. Keduanya sukses mewakili film yang ditayangkan dan menjadi cukup populer di judi bola online. Selain itu musiknya juga mewakili music Yunani untuk berkiprah di dunia Internasional. Pada tahun 1957 berkat Karyanya Theodorakis dianugerahi medali emas dalam Festival Musik Moskwa. Ia berkenala dalam mempelajari musiknya. Awalnya pada masa anak-anaknya ia belajar secara otodidak dan menciptakkan lagunya sendiri bahkan tanpa bantuan alat music. Namun Ia berhasil dan pada usia 17 tahun mampu mendirikan grup paduan suaranya sendiri.

Setelah belajar di Paris, Perancis , Theodorakis kembali ke Yunani dan kembali menyumbangan karyanya dengan menciptakan music asli Yunani bersama siklus lagunya yang berjudul `Epitaphios`. Sebuah karya yang membuat perubahan revolusi kebudayaan di negaranya. Karyanya itu rupanya didasarkan dari puisi terbesar di Yunani serta dunia dengan judul `Epiphania, Little Kyklades, lalu ada juga dari Axion Esti, Mauthausen, Romiossini dan Romancero Gitano. Semua puisi tersebut berpengaruh langsung pada sebagian karyanya yang menjadi tersohor dan membawa nama baik Yunani di bidang seni musik klasik.

Selain musiknya yang berpengaruh secara langsung, Mikis Theodorakis juga mendirikan sebuah Orkestra Kecil Athena dan Perhimpunan Musik Piraeus serta menggelar banyak konser. Tentunya membuat variasi music semakin luas dan meningkatkan citra Yunani semakin tinggi. Setelah sebuah insiden pembunuhan atas nama Gregoris Lambrakis pada tahun 1963 dan menjadi presiden dari Pemuda Demokratis Lambrakis pada tahun 1963.

Theodorakis mulai menulis tema music dasar untuk digunakan dalam film Michael Cacoyiannis dan dijadikan nama merek dagang bagi Yunani di seni dunia. Musi itu dinamakan sebagai `dansa Syrtaki` dan diambil serta disunting oleh Theodorakis dari sebuah tarian tradisional lama Kreta, tempat sang ayah berasal.
Semua kreativitasnya memberikan banyak sekali sumbangan di dunia seni musik dunia dan tidak segan-segan memberikan gebrakan dan sanjungan yang luar biasa di tingkat tradisional. Hingga kini karyanya masih digemari.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *