Kisah Hidup komposer Musik Klasik Ternama Johann Sebastian Bach

Kisah Hidup komposer Musik Klasik Ternama Johann Sebastian Bach – Johann Sebastian Bach 1685- 28 Juli 1750 merupakan seseorang komposer serta musisi Jerman dari rentang waktu Baroque. Beliau diketahui buat aransemen instrumental semacam Konser Brandenburg serta Alterasi Goldberg, serta buat nada bunyi semacam St Matthew Passion serta Mass in B minor. Semenjak kebangkitan Bach era ke- 19, beliau dengan cara biasa dikira selaku salah satu komposer terhebat sejauh era.

Kisah Hidup komposer Musik Klasik Ternama Johann Sebastian Bach

Johann Sebastian Bach
kumparan.com

mikis-theodorakis – Keluarga Bach telah membagi sebagian komposer kala Johann Sebastian lahir selaku anak terakhir dari seseorang musisi kota di Eisenach. Sehabis jadi yatim piatu pada umur 10 tahun, beliau bermukim sepanjang 5 tahun dengan kakak tertuanya Johann Christoph, sehabis itu beliau meneruskan aturan musiknya di Lüneburg. Dari 1703 ia kembali ke Thuringia, bertugas selaku musisi buat gereja Protestan di Arnstadt serta Mühlhausen serta, buat durasi yang lebih lama, di majelis hukum di Weimar, di mana ia meluaskan kekayaan organnya, serta Köthen, di mana ia mayoritas ikut serta dengan nada kamar.. Semenjak 1723 beliau bertugas selaku Thomaskantor( biduan di St. Thomas) di Leipzig. Ia menggubah nada buat gereja Lutheran penting di kota, serta buat ansambel mahasiswa Universitas Collegium Musicum. Dari 1726 ia menerbitkan sebagian dari keyboard serta nada organnya. Di Leipzig, semacam yang terjalin sepanjang sebagian posisi tadinya, ia mempunyai ikatan yang susah dengan majikannya, suasana yang tidak banyak ditangani kala ia diserahkan titel komposer kastel oleh sultannya, Augustus, Elector of Saxony serta King of Poland, pada 1736. Dalam dasawarsa terakhir hidupnya beliau melakukan balik serta meluaskan banyak aransemen tadinya. Ia tewas sebab komplikasi sehabis pembedahan mata pada tahun 1750 pada umur 65 tahun.

Baca juga : 10 Desetan Komposer Terbaik Di Dunia

Bach memperkaya style Jerman yang telah mapan lewat penguasaannya kepada aduan, badan serasi serta motivic, serta adaptasinya kepada irama, wujud, serta komposisi dari luar negara, paling utama dari Italia serta Prancis. Aransemen Bach melingkupi ratusan kantata, bagus keramat ataupun sekuler. Ia menggubah nada gereja Latin, Passions, oratorios, serta motets. Ia kerap mengadopsi lagu pujian Lutheran, tidak cuma dalam buatan vokalnya yang lebih besar, namun pula dalam paduan suara 4 bagian serta lagu sakralnya. Ia menulis dengan cara ensiklopedis buat alat serta buat instrumen keyboard yang lain. Ia menggubah konserto, misalnya buat biola serta harpsichord, serta suite, selaku nada kamar dan buat orkestra. Banyak dari ciptaannya memakai jenis canon serta fugue.

Sejauh era ke- 18 Bach paling utama dinilai selaku organis, sedangkan nada keyboardnya, semacam The Well- Tempered Clavier, dinilai sebab mutu didaktiknya. Pada era ke- 19 diterbitkan sebagian memoar Bach penting, serta pada akhir era itu seluruh musiknya yang populer sudah dicetak. Penyebaran beasiswa mengenai komposer bersinambung lewat majalah( serta setelah itu pula web website) yang dengan cara khusus tertuju untuknya, serta pengumuman lain semacam Bach- Werke- Verzeichnis( BWV, brosur karya- karyanya bernomor) serta versi kritis terkini dari komposisinya. Musiknya dipopulerkan lebih lanjut lewat banyak komposisi, tercantum, misalnya, Air on the Gram String, serta rekaman, semacam 3 set kotak berlainan dengan performa komplit oeuvre komposer yang men catat peringatan 250 tahun kepergiannya.

Bach lahir pada 1685 di Eisenach, di kadipaten Saxe- Eisenach, dalam suatu keluarga nada yang besar. Bapaknya, Johann Ambrosius Bach, merupakan ketua musisi kota, serta seluruh pamannya merupakan musisi handal. Bapaknya bisa jadi mengajarinya main biola serta harpsichord, serta saudaranya Johann Christoph Bach mengajarinya clavichord serta mengenalkannya pada banyak nada kontemporer. Warnanya atas inisiatifnya sendiri, Bach berpelajaran di St. Michaels School di Lüneburg sepanjang 2 tahun. Sehabis lolos, beliau menggenggam sebagian posisi nada di semua Jerman, tercantum Kapellmeister( ketua nada) ke Leopold, Pangeran Anhalt- Köthen, serta Thomaskantor di Leipzig, posisi ketua nada di gereja Lutheran penting serta pengajar di Thomasschule. Ia menyambut titel” Royal Court Composer” dari Augustus III pada 1736. Kesehatan serta pandangan Bach menyusut pada 1749, serta ia tewas pada 28 Juli 1750.

Era kecil( 1685–1703)

Johann Sebastian Bach lahir di Eisenach, bunda kota kadipaten Saxe- Eisenach, di Jerman dikala ini, pada bertepatan pada 21 Maret 1685 O. S.( 31 Maret 1685 N. S.). Ia merupakan putra dari Johann Ambrosius Bach, ketua musisi kota, serta Maria Elisabeth Lämmerhirt. Ia merupakan anak kedelapan serta beruju dari Johann Ambrosius, yang mungkin besar mengajarinya biola serta filosofi nada dasar. Pamannya seluruhnya merupakan musisi handal, yang letaknya tercantum organis gereja, musisi ruang majelis hukum, serta komposer. Seseorang mamak, Johann Christoph Bach( 1645–1693), memperkenalkannya pada alat, serta sepupu kedua yang lebih berumur, Johann Ludwig Bach( 1677–1731), merupakan seseorang komposer serta pemeran biola populer.

Bunda Bach tewas pada tahun 1694, serta bapaknya tewas 8 bulan setelah itu. Bach yang berumur 10 tahun alih dengan kakak tertuanya, Johann Christoph Bach( 1671–1721), organis di Gereja St. Michael di Ohrdruf, Saxe- Gotha- Altenburg. Di situ beliau berlatih, tampak, serta memindahkan nada, tercantum kepunyaan saudaranya sendiri, walaupun dilarang melaksanakannya sebab partitur amat bernilai serta individu, serta kertas besar kosong sejenis itu mahal biayanya. Ia menyambut pengajaran bernilai dari saudaranya, yang mengajarinya mengenai clavichord. J. C. Bach memaparkannya pada karya- karya komposer hebat dikala itu, tercantum komposer Jerman Selatan semacam Johann Pachelbel( di bawahnya sempat berlatih Johann Christoph) serta Johann Jakob Froberger; Komposer Jerman Utara; Orang Prancis, semacam Jean- Baptiste Lully, Louis Marchand, serta Marin Marais; serta klenderis Italia Girolamo Frescobaldi. Pula sepanjang durasi ini, ia diajar dogma, Latin, Yunani, Prancis, serta Italia di gimnasium lokal.

Baca juga : Kisah Perjalanan Karir Adele Laurie Blue Adkins yang kerap disapa dengan nama  Adele

Pada bertepatan pada 3 April 1700, Bach serta sahabat sekolahnya Georg Erdmann— yang 2 tahun lebih berumur dari Bach— tertera di Sekolah St. Michael yang bergengsi di Lüneburg, dekat 2 minggu ekspedisi ke utara Ohrdruf. Ekspedisi mereka mungkin besar dicoba dengan berjalan kaki. 2 tahun pekerjaannya di situ amatlah berarti dalam mengekspos Bach ke adat Eropa yang lebih besar. Tidak hanya menyanyi di paduan suara, ia memainkan alat 3 buku petunjuk serta harpsichord sekolah. Ia berkaitan dengan putra adiwangsa dari Jerman utara yang sudah dikirim ke sekolah yang amat berhati- hati buat menyiapkan pekerjaan di patuh lain.

Dikala terletak di Lüneburg, Bach mempunyai akses ke Gereja St. John serta mungkin memakai alat populer gereja dari tahun 1553, sebab itu dimainkan oleh guru organnya Georg Böhm. Sebab kemampuan musiknya, Bach mempunyai kontak yang penting dengan Böhm kala jadi mahasiswa di Lüneburg, serta ia pula melaksanakan ekspedisi ke dekat Hamburg di mana ia mencermati” organis Jerman Utara yang hebat, Johann Adam Reincken”. Stauffer memberi tahu temuan pada tahun 2005 dari tabulasi alat yang ditulis Bach, dikala sedang anak muda, dari buatan Reincken serta Dieterich Buxtehude, yang membuktikan” seseorang anak muda yang patuh, logis, serta berpengalaman yang amat berkomitmen buat menekuni keterampilannya”.

Weimar, Arnstadt, serta Mühlhausen( 1703–1708)

Pada Januari 1703, tidak lama sehabis lolos dari St. Michael serta ditolak buat kedudukan alat di Sangerhausen, Bach dinaikan selaku musisi kastel di kapel Duke Johann Ernst III di Weimar. Kedudukannya di situ tidak nyata, tetapi bisa jadi tercantum kewajiban agresif serta non- musik. Sepanjang 7 bulan era jabatannya di Weimar, reputasinya selaku keyboardist menabur sedemikian itu banyak alhasil ia diundang buat mengecek alat terkini serta membagikan resital kesatu di Gereja Terkini( saat ini Gereja Bach) di Arnstadt, yang terdapat dekat 30 km( 19 mil).) barat energi dari Weimar. Pada Agustus 1703, ia jadi organis di Gereja Terkini, dengan tugas- tugas enteng, pendapatan yang relatif ekonomis batin, serta alat terkini yang disetel dalam temperamen yang membolehkan nada yang ditulis dalam bentang tuts yang lebih besar buat dimainkan.

Terbebas dari ikatan keluarga yang kokoh serta tuan yang bersemangat kepada nada, ketegangan bertambah antara Bach serta pihak berhak sehabis sebagian tahun berprofesi. Bach tidak puas dengan standar biduan dalam paduan suara. Ia mengatakan salah satu dari mereka selaku” Zippel Fagottist”( pemeran bassoon weenie). Pada sesuatu malam anak didik ini, bernama Geyersbach, mengejar Bach dengan satu batang gayung. Bach mengajukan keluhkesah kepada Geyersbach pada pihak berhak. Mereka melepaskan Geyersbach dengan peringatan enteng serta menginstruksikan Bach buat jadi lebih berimbang hal mutu nada yang ia harapkan dari murid- muridnya. Sebagian bulan setelah itu Bach membuat marah majikannya sebab lama bolos dari Arnstadt: sehabis menemukan kelepasan sepanjang 4 minggu, ia bolos sepanjang dekat 4 bulan pada tahun 1705–1706 buat mendatangi organis serta komposer Dieterich Buxtehude di kota utara Lübeck. Kunjungan ke Buxtehude mengaitkan ekspedisi 450 km( 280 mil) sekali jalur, informasinya dengan berjalan kaki.

Pada 1706, Bach melamar kedudukan selaku alat di Gereja Blasius di Mühlhausen. Selaku bagian dari aplikasinya, beliau melangsungkan pementasan kantata pada Paskah, 24 April 1707, mungkin ialah tipe dini dari Christ lag di Todes Banden. Sebulan setelah itu aplikasi Bach diperoleh serta ia mengutip posisi itu pada bulan Juli. Posisi itu tercantum remunerasi yang jauh lebih besar, situasi yang lebih bagus, serta paduan suara yang lebih bagus. 4 bulan sehabis datang di Mühlhausen, Bach menikahi Maria Barbara Bach, sepupu keduanya. Bach sukses memastikan gereja serta penguasa kota di Mühlhausen buat membiayai penyempuraan alat yang mahal di Gereja Blasius. Pada 1708 Bach menulis Gott ist mein König, suatu kantata hidup buat inaugurasi badan terkini, yang diterbitkan atas bayaran badan.

Kembali ke Weimar( 1708–1717)

Bach meninggalkan Mühlhausen pada tahun 1708, kali ini kembali ke Weimar selaku organis serta dari tahun 1714 Konzertmeister( ketua nada) di kastel adiwangsa, di mana beliau mempunyai peluang buat bertugas dengan delegasi musisi handal yang besar serta didanai dengan bagus. Bach serta istrinya alih ke suatu rumah yang dekat dengan kastel adiwangsa. Belum lama di tahun yang serupa, anak awal mereka, Catharina Dorothea, lahir, serta kakak wanita Maria Barbara yang belum menikah berasosiasi dengan mereka. Ia senantiasa menolong melaksanakan rumah tangga hingga kepergiannya pada tahun 1729. 3 putra pula lahir di Weimar: Wilhelm Friedemann, Carl Philipp Emanuel, serta Johann Gottfried Bernhard. Johann Sebastian serta Maria Barbara mempunyai 3 anak lagi, yang tidak hidup hingga balik tahun awal mereka, tercantum anak sebandung yang lahir pada tahun 1713.

Era Bach di Weimar merupakan dini dari rentang waktu yang berkepanjangan dalam menggubah keyboard serta buatan orkestra. Ia menggapai keahlian serta keyakinan diri buat meluaskan bentuk yang terdapat serta memasukkan akibat dari luar negara. Ia berlatih menulis awal menggemparkan serta memakai irama energik serta desain harmonik yang ditemui dalam nada Italia semacam Vivaldi, Corelli, serta Torelli. Bach meresap pandangan style ini beberapa dengan memindahkan string Vivaldi serta konserto angin buat harpsichord serta alat; banyak dari buatan transkrip ini sedang dicoba dengan cara tertib. Bach dengan cara spesial terpikat pada style Italia, di mana satu ataupun lebih instrumen solo bergantian bagian untuk bagian dengan orkestra penuh di semua aksi.

Di Weimar, Bach lalu main serta membuat aransemen buat alat serta menunjukkan nada konser dengan ansambel si duke. Beliau pula mulai menulis preludes serta fugues yang setelah itu dirangkai jadi buatan monumentalnya The Well- Tempered Clavier(” clavier” yang berarti clavichord ataupun harpsichord), terdiri dari 2 novel, tiap- tiap bermuatan 24 preludes serta fugues di tiap kunci utama serta minor. Bach pula mulai melakukan Novel Alat Kecil di Weimar, yang bermuatan lagu- lagu paduan suara Lutheran konvensional yang diatur dalam komposisi yang lingkungan. Pada 1713, Bach ditawari kedudukan di Halle kala ia berikan ajakan pada pihak berhak sepanjang penyempuraan oleh Christoph Cuntzius dari alat penting di galeri barat Gereja Pasar Ibu Maria.

Pada masa semi 1714, Bach dipromosikan jadi Konzertmeister, sesuatu martabat yang meminta melaksanakan kantata gereja tiap bulan di gereja kastil. 3 kantata awal dalam seri terkini Bach yang disusun di Weimar merupakan Himmelskönig, sei willkommen, BWV 182, buat Minggu Palem, yang bersamaan dengan Pemberitahuan tahun itu; Weinen, Klagen, Sorgen, Zagen, BWV 12, buat Jubilate Sunday; serta Erschallet, ihr Lieder, erklinget, ihr Saiten! BWV 172 buat Pentakosta. Kantata Natal awal Bach, Christen,ätzet diesen Tag, BWV 63, disiarkan kesatu pada 1714 ataupun 1715.

Pada 1717, Bach kesimpulannya tidak digemari di Weimar serta, bagi alih bahasa informasi sekretaris majelis hukum, dipenjara sepanjang nyaris sebulan saat sebelum diberhentikan dengan cara tidak bagus:” Pada bertepatan pada 6 November[1717], pimpinan konser serta organis quondam Bach merupakan terbatas di tempat penangkapan Juri Area sebab sangat keras kepala mendesakkan permasalahan pemecatannya serta kesimpulannya pada bertepatan pada 2 Desember dibebaskan dari penahanan dengan pemberitahuan pemecatannya yang tidak profitabel.”

Köthen( 1717–1723)

Leopold, Pangeran Anhalt- Köthen, memperkerjakan Bach buat melayani selaku Kapellmeister( ketua nada) pada tahun 1717. Pangeran Leopold sendiri seseorang musisi, menghormati kemampuan Bach, membayarnya dengan bagus serta memberinya independensi yang lumayan dalam mengaransemen serta tampak. Pangeran itu merupakan seseorang Calvinis serta tidak memakai nada yang kompleks dalam penyembahannya; karenanya, beberapa besar buatan Bach dari rentang waktu ini merupakan sekuler, tercantum suite orkestra, suite cello, sonata serta partitas buat biola tunggal, serta Konser Brandenburg. Bach pula menata kantata sekuler buat majelis hukum, semacam Die Zeit, die Tag und Jahre macht, BWV 134a. Akibat penting pada kemajuan nada Bach sepanjang tahun- tahun bersama pangeran direkam oleh Stauffer selaku” dekapan penuh nada tarian Bach, bisa jadi akibat sangat berarti pada style dewasanya tidak hanya mengangkat nada Vivaldi di Weimar.”

Walaupun lahir di tahun yang serupa serta cuma berjarak dekat 130 km( 80 mil), Bach serta Handel tidak sempat berjumpa. Pada tahun 1719, Bach melaksanakan ekspedisi sepanjang 35 km( 22 mil) dari Köthen ke Halle dengan tujuan buat berjumpa Handel; tetapi, Handel sudah meninggalkan kota. Pada tahun 1730, putra tertua Bach, Wilhelm Friedemann, melaksanakan ekspedisi ke Halle buat mengundang Handel mendatangi keluarga Bach di Leipzig, namun kunjungan itu tidak terjalin.

Pada bertepatan pada 7 Juli 1720, kala Bach lagi berangkat di Carlsbad bersama Pangeran Leopold, istri Bach seketika tewas. Tahun selanjutnya, ia berjumpa Anna Magdalena Wilcke, seseorang soprano belia yang amat berbakat 16 tahun lebih belia, yang tampak di majelis hukum di Köthen; mereka menikah pada bertepatan pada 3 Desember 1721. Bersama- sama mereka mempunyai 13 anak, 6 di antara lain bertahan sampai berusia: Gottfried Heinrich; Elisabeth Juliane Friederica( 1726–1781); Johann Christoph Friedrich serta Johann Christian, yang keduanya, paling utama Johann Christian, jadi musisi yang penting; Johanna Carolina( 1737–1781); serta Regina Susanna( 1742–1809).

Leipzig( 1723–1750)

Pada tahun 1723, Bach dinaikan selaku Thomaskantor, Cantor Sekolah St. Thomas di Gereja St. Thomas di Leipzig, yang sediakan nada buat 4 gereja di kota: Gereja St. Thomas serta Gereja St. Nicholas serta pada tingkatan yang lebih kecil Gereja Terkini serta Gereja Santo Petrus. Ini merupakan” cantorate terkenal di Protestan Jerman”, yang terdapat di kota bisnis di Electorate of Saxony, yang ia pegang sepanjang 27 tahun hingga kepergiannya. Sepanjang durasi itu beliau mendapatkan gengsi lebih lanjut lewat penaikan martabat di majelis hukum Köthen serta Weissenfels, dan Elektor Frederick Augustus( yang pula Raja Polandia) di Dresden. Bach kerap tidak sepakat dengan majikannya, badan kota Leipzig, yang ia kira selaku” mencubit duit”.

Penaikan di Leipzig Johann Kuhnau sudah jadi Thomaskantor di Leipzig dari tahun 1701 hingga kepergiannya pada bertepatan pada 5 Juni 1722. Bach sudah mendatangi Leipzig sepanjang era kedudukan Kuhnau: pada tahun 1714 beliau mendatangi kebaktian di Gereja St. Thomas pada hari Minggu awal Adven, serta pada tahun 1717 ia sudah mencoba alat Gereja St. Paul. Pada 1716 Bach serta Kuhnau berjumpa pada peluang pengetesan serta peresmian alat di Halle.

Sehabis ditawari posisi itu, Bach diundang ke Leipzig cuma sehabis Georg Philipp Telemann melaporkan tidak terpikat alih ke Leipzig. Telemann berangkat ke Hamburg, di mana ia” mempunyai permasalahan sendiri dengan badan legislatif kota”.

Bach dimohon buat membimbing anak didik Thomasschule dalam bersenandung serta membagikan nada gereja buat gereja- gereja penting di Leipzig. Ia pula ditugaskan buat membimbing bahasa Latin namun diizinkan buat memperkerjakan 4″ prefek”( delegasi) buat melaksanakannya. Para prefek pula menolong pengajaran nada. Suatu kantata dibutuhkan buat kebaktian gereja pada hari Minggu serta hari prei gereja bonus sepanjang tahun ibadat.

Tahun daur kantata( 1723- 1729)

Bach umumnya mengetuai pementasan kantata- nya, yang beberapa besar disusun dalam durasi 3 tahun sehabis alih ke Leipzig. Yang awal merupakan Die Elenden sollen essen, BWV 75, yang dipentaskan di Gereja St. Nicholas pada bertepatan pada 30 Mei 1723, hari Minggu awal sehabis Trinity. Bach mengakulasi kantata dalam daur tahunan. 5 dituturkan dalam obituari, 3 sedang terdapat. Dari lebih dari 300 cantata yang digubah Bach di Leipzig, lebih dari 100 sudah lenyap dari keturunannya. Beberapa besar dari buatan ini menguraikan pustaka Injil yang didetetapkan buat tiap Minggu serta hari raya di tahun Lutheran. Bach mengawali daur tahunan kedua pada hari Minggu awal sehabis Trinity tahun 1724 serta cuma menata kantata paduan suara, tiap- tiap bersumber pada satu lagu pujian gereja. Ini tercantum O Ewigkeit, du Donnerwort, BWV 20, Wachet auf, ruft uns die Stimme, BWV 140, Nun komm, der Heiden Heiland, BWV 62, serta Wie schön leuchtet der Morgenstern, BWV 1.

Bach melukis biduan soprano serta alto dari sekolah serta tenor serta bass dari sekolah serta tempat lain di Leipzig. Pementasan di acara perkawinan serta penguburan membagikan pemasukan bonus untuk kelompok- kelompok ini; bisa jadi buat tujuan ini, serta buat penataran pembibitan di sekolah, ia menulis paling tidak 6 corak. Selaku bagian dari profesi gereja regulernya, ia menunjukkan corak komposer lain, yang berperan selaku bentuk resmi buat ciptaannya sendiri.

Pelopor Bach selaku biduan, Johann Kuhnau, pula sempat jadi ketua nada buat Gereja St. Paul, gereja Universitas Leipzig. Namun kala Bach dilantik selaku biduan pada tahun 1723, ia cuma bertanggung jawab atas nada buat kebaktian acara( hari prei gereja) di Gereja St. Paul; petisinya buat pula sediakan nada buat kebaktian Minggu reguler di situ( buat ekskalasi pendapatan yang cocok) hingga ke tangan Pemilih namun ditolak. Sehabis ini, pada 1725, Bach” kehabisan atensi” buat bertugas apalagi buat kebaktian di Gereja St. Paul serta timbul di situ cuma pada” acara- acara spesial”. Gereja St. Paul mempunyai alat yang jauh lebih bagus serta lebih terkini( 1716) dari Gereja St. Thomas ataupun Gereja St. Nicholas. Bach tidak diwajibkan memainkan alat apa juga dalam kewajiban resminya, namun dipercayai ia senang main di alat Gereja St. Paul” buat kesenangannya sendiri”.

Bach meluaskan aransemen serta pertunjukannya di luar ibadat dengan mengutip ganti, pada Maret 1729, ketua Collegium Musicum, ansambel pementasan sekuler yang diawali oleh Telemann. Ini merupakan salah satu dari lusinan perkumpulan swasta di kota- kota besar berbicara Jerman yang dibuat oleh mahasiswa universitas yang aktif dengan cara nada; warga ini jadi terus menjadi berarti dalam kehidupan nada khalayak serta umumnya dipandu oleh para handal sangat terkenal di kota. Dalam perkata Christoph Wolff, menyangka kedudukan sutradara merupakan tahap licik yang” mengkonsolidasikan cengkaman kokoh Bach pada badan nada penting Leipzig”. Sejauh tahun, Collegium Musicum Leipzig tampak dengan cara tertib di tempat- tempat semacam Café Zimmermann, suatu warung kopi di Catherine Street dari alun- alun pasar penting. Banyak dari buatan Bach sepanjang tahun 1730- an serta 1740- an ditulis buat serta dibawakan oleh Collegium Musicum; di antara lain merupakan bagian dari Clavier-Übung( Bimbingan Keyboard) serta banyak konser biola serta keyboardnya.

Tahun- tahun medio rentang waktu Leipzig( 1730–1739)

Pada tahun 1733, Bach menggubah Ekaristi Kyrie- Gloria dalam B minor yang setelah itu ia campurkan dalam Ekaristi dalam B minor. Ia memberikan dokumen itu pada Pemilih dalam usaha kesimpulannya sukses ajak pangeran buat memberinya titel Komposer Majelis hukum. Ia setelah itu meluaskan buatan ini jadi massa penuh dengan meningkatkan Credo, Sanctus, serta Agnus Dei, nada yang beberapa didasarkan pada kantata sendiri serta beberapa asli. Penunjukan Bach selaku Komposer Majelis hukum ialah bagian peperangan waktu panjangnya buat menggapai posisi payau yang lebih besar dengan badan Leipzig. Antara 1737 serta 1739, mantan anak didik Bach, Carl Gotthelf Gerlach, berprofesi selaku ketua Collegium Musicum.

Pada 1735 Bach mulai menyiapkan pengumuman pertamanya mengenai nada alat, yang dicetak selaku Clavier-Übung ketiga pada tahun 1739. Semenjak dekat tahun itu beliau mulai menata serta menata set preludes serta fugues buat harpsichord yang hendak jadi novel keduanya mengenai Clavier yang Pemakan bawang.

Tahun- tahun terakhir serta kematian( 1740–1750)

Dari tahun 1740 sampai 1748 Bach memindahkan, mentranskripsikan, meluaskan ataupun memprogram nada dalam style polifonik yang lebih berumur( stile antico) oleh, antara lain, Palestrina( BNB I atau P atau 2), Kerll( BWV 241), Torri( BWV Anh. 30), Bassani( BWV 1081), Gasparini( Missa Canonica) serta Caldara( BWV 1082). Style Bach sendiri beralih dalam dasawarsa terakhir hidupnya, membuktikan kenaikan integrasi bentuk polifonik serta kanon dan bagian lain dari stile antico. Daya muat Clavier-Übung keempat serta terakhirnya, Alterasi Goldberg, buat harpsichord 2 buku petunjuk, bermuatan 9 kanon serta diterbitkan pada tahun 1741. Sepanjang rentang waktu ini, Bach pula lalu mengadopsi nada kontemporer semacam Handel( BNB I atau K atau 2) serta Stölzel( BWV 200), serta membagikan banyak dari aransemen tadinya, semacam St Matthew serta St John Passions serta Great Eighteen Chorale Preludes, perbaikan terakhir mereka. Beliau pula memprogram serta mengadaptasi nada oleh komposer angkatan belia, tercantum Pergolesi( BWV 1083) serta murid- muridnya sendiri semacam Goldberg( BNB I atau Gram atau 2).

Pada 1746 Bach lagi menyiapkan diri buat masuk ke dalam Society of Musical Sciences[de] Lorenz Christoph Mizler. Buat diperoleh, Bach wajib memberikan suatu aransemen, yang untuknya ia memilah Alterasi Kanonik pada” Vom Himmel hoch da komm ich her”, serta suatu potret, yang dilukis oleh Elias Gottlob Haussmann serta menunjukkan Canon triplexá 6 Voc buatan Bach. Pada Mei 1747, Bach mendatangi kastel Raja Frederick II dari Prusia di Potsdam. Raja memainkan tema buat Bach serta menantangnya buat mengimprovisasi suatu fugue bersumber pada temanya. Bach bagi, memainkan fugue 3 bagian di salah satu fortepianos Frederick oleh Gottfried Silbermann, yang ialah tipe instrumen terkini pada dikala itu. Sekembalinya ke Leipzig, beliau menata satu set fugue serta kanon, serta trio sonata, bersumber pada Thema Regium( tema raja). Dalam sebagian minggu nada ini diterbitkan selaku The Musical Offering serta didedikasikan buat Frederick. The Schübler Chorales, selengkap 6 kata pengantar paduan suara yang ditranskripsikan dari aksi kantata yang disusun Bach dekat 2 dasawarsa tadinya, diterbitkan dalam durasi satu tahun. Dekat durasi yang serupa, gabungan 5 alterasi kanonik yang diajukan Bach kala merambah warga Mizler pada 1747 pula dicetak.

2 aransemen bernilai besar menaiki posisi esensial dalam tahun- tahun terakhir Bach. Dari dekat 1742 ia menulis serta merevisi bermacam kanon serta fugues The Art of Fugue, yang lalu ia persiapkan buat pengumuman hingga tidak lama saat sebelum kepergiannya. Sehabis mengekstraksi suatu kantata, BWV 191, dari Ekaristi Kyrie- Gloria 1733 buat majelis hukum Dresden pada medio 1740- an, Bach meluaskan pengaturan itu ke dalam Ekaristi dalam B minor di tahun- tahun terakhir hidupnya. Stauffer mendeskripsikannya selaku” Buatan gereja sangat umum Bach. Terdiri paling utama dari aksi siklus balik dari kantata yang ditulis sepanjang 3 puluh 5 tahun, itu membolehkan Bach buat mensurvei bagian vokalnya buat terakhir kalinya serta memilah aksi khusus buat direvisi serta disempurnakan lebih lanjut.” Walaupun ekaristi komplit tidak sempat dicoba sepanjang era komposer, itu dikira selaku salah satu buatan paduan suara terbanyak dalam asal usul.

Pada Januari 1749, gadis Bach, Elisabeth Juliane Friederica, menikahi muridnya, Johann Christoph Altnickol. Tetapi kesehatan Bach menyusut. Pada bertepatan pada 2 Juni, Heinrich von Brühl menulis pada salah satu walikota Leipzig buat memohon ketua musiknya, Johann Gottlob Harrer, memuat artikel nada Thomaskantor serta Sutradara” sehabis… kematian Mr. Bach”. Jadi tunanetra, Bach menempuh pembedahan mata, pada Maret 1750 serta sekali lagi pada bulan April, oleh pakar operasi mata Inggris John Taylor, seseorang laki- laki yang dengan cara besar dimengerti dikala ini selaku pembohong serta dipercayai sudah membutakan ratusan orang. Bach tewas pada 28 Juli 1750 sebab komplikasi dampak penyembuhan yang tidak sukses.

Suatu inventaris yang terbuat sebagian bulan sehabis kematian Bach membuktikan kalau tanah kepunyaannya tercantum 5 harpsichord, 2 kecapi- harpsichord, 3 biola, 3 biola, 2 cello, suatu viola da gamba, suatu kecapi serta spinet, bersama dengan 52″ buku bersih”, tercantum buatan Martin Luther serta Josephus. Putra komposer Carl Philipp Emanuel membenarkan kalau The Art of Fugue, walaupun sedang belum berakhir, diterbitkan pada 1751. Bersama dengan salah satu mantan anak didik komposer, Johann Friedrich Agricola, putranya pula menulis obituari(” Nekrolog”), yang diterbitkan di Mizlers Musikalische Bibliothek[de], alat Society of Musical Sciences, pada 1754.