Sejarah sepakterjang karir Mikis Theodorakis

Sejarah sepakterjang karir Mikis Theodorakis – Mikis Theodorakis adalah komponen nada Yunani terutamanya dalam era ke-20, serta salah satu yang paling muncul di bumi. Dengan cara politik, sehingga kejatuhan tentera junta pada tahun 1974, beliau mengenal pasti dirinya dengan pihak kiri; Pada tahun 1990, beliau adalah sebuah badan parlimen dengan Parti Kanan Kewarganegaraan yang terkini. Dalam cara yang tidak berubah, dia sedang berjuang rezim-rezim yang menindas. Theodorikis dilahirkan di Pulau Chios di Greece, dan di luar era anak-anaknya di pelbagai wilayah Yunani seperti mytilene, Patras,Cephallonia,Tripolis dan Pyrgos,. Ayahnya pula dari Crete dan ibunya dari Asia. Dia memperoleh beberapa Ijab untuk ketua negara Yunani, tetapi dia menafikan seluruh perjalanan. Dia dikenali di Global Earth untuk lagu-lagu dalam filem Hollywood, Zorba the Greek (1964) dan Serpico (1973).

Sejarah sepakterjang karir Mikis Theodorakis

Sejarah sepakterjang karir Mikis Theodorakis
tralala.gr

mikis-theodorakis – Perang Bumi II, serta karya pertamanya. Theodorakists mula terpesona dengan nada pada era kecilnya. Dia mengamalkan bercerita sendiri tanpa akses kepada peralatan nada. Di Pyrgos dan Patrasnya mengumpul pelajaran muzik awalnya, serta di Tripolis, Peloponnese, dia membuat paduan suara dan mempamerkan konsesi pertamanya pada usia 17 tahun.

Baca juga : Mikis Theodorakis Mengiringi Konser Bebas COVID-19 Pertama Israel

Di Bumi Perang II dia aktif dalam perlawanan kepada pasukan pendudukan Itali dan Fasis Jerman, membantu kanak-kanak yang lapar dan pelarian Ibrani. Mengenai ini membangkitkannya untuk terperangkap dan selepas itu diseksa di Tripolis (1942) serta di Athena (1943-1944). Dalam peperangan Yunani, dia dilemparkan ke pulau Ikaria serta Macronissos, dan di sana dia dipukul mati dan 2 kali dikebumikan hidup-hidup.

Dia tidak lama berlatih di Konservator Athena berdasarkan Philoktitis Econcidis, serta di Konservator Paris; Di sana dia mengamalkan analisis Musk berdasarkan Olivier Messien dan Hall di dasar Eugene Bigot. Era tinggal di Paris, 1954-1959, adalah era penciptaan seni yang sangat intensif menurutnya.

Symphony beliau bekerja dari era ini, konsert piano, kesesuaian awalnya dan simfoni awalnya, memperoleh aplikasi global. Pada tahun 1957, beliau memenangi guru Kencana pada nada Moskwa. Pada tahun 1959, Darius Milhaud memfailkan namanya untuk Nada Copley Amerika sebagai kecekapan terbaik Eropah tahun ini, selepas persembahannya yang berjaya dari antigon baletnya di halaman Covent di London.

Karya- karya berarti sampai 1960

Nada kamar: Trio buat piano, biola, cello; Preludes, Little Suite serta Sonatina buat Piano; Sonatines Nomor. 1 et 2 buat biola serta piano

Nada simfoni:” The Feast of Assi- Gonia”; Simfoni Nomor. 1(” Proti Simfonia”); Suites Nomor. 1, 2 serta 3 buat Orkestra;” Life and Death”( buat bunyi serta nada menggosok);” Oedipus Tyrannos”( buat nada menggosok), Concerto buat Piano

Nada balet:” Greek Carnival”;” Bimbingan Amants de Téruel”( Para Pacar dari Teruel);” Antigone”

Kembali ke pangkal Yunani— penghargaan

Theodorakis kembali ke Yunani serta akarnya dalam nada asli Yunani, serta bersama daur lagunya” Epitaphios” beliau membagikan donasi untuk revolusi kultur di negaranya. Dengan karya- karyanya yang sangat berarti serta mempengaruhi yang didasarkan pada syair terbanyak Yunani serta bumi–”,” Mauthausen”,” Axion Esti”, Epiphania”,, serta” Romancero Gitano”,” Little Kyklades”” Romiossini”…– beliau berupaya mengembalikan derajat nada Yunani yang tuturnya sudah sirna. Dalam meningkatkan konsepnya mengenai simfoni metamusik, beliau dengan lekas memperoleh pengakuan global, serta mendapatkan aplaus selaku komponis Yunani terbanyak yang terdapat saat ini.

Baca juga : Band Metallica Membuat Film Joe Berlinger Pada April 2001

Beliau mendirikan Orkestra Kecil Athena serta Perhimpunan Nada Piraeus, serta membagikan banyak konser. Beliau ikut serta dalam politik di negaranya, serta sehabis pembantaian atas Gregoris Lambrakis pada 1963 beliau mendirikan Anak muda Demokratis Lambrakis serta tersaring selaku presidennya. Sehabis penentuan biasa 1964, beliau jadi badan Parlemen Yunani, serta bergabungan dengan partai EDA kapak kiri.

Pada 1963, beliau menulis tema nada dasar buat film Michael Cacoyiannis” Zorba the Greek” yang, semenjak dikala itu, jadi suatu merk bisnis buat Yunani dalam seni bumi. Nada ini pula diketahui selaku tarian Syrtaki; yang didapat serta disunting oleh Theodorakis dari suatu gaya tari konvensional lama Kreta.

Karya- karya penting dari rentang waktu ini

Nada buat Pentas:” The Hostage”( Brendan Behan);” Ballad of the Dead Brother”( Theodorakis);” Maghiki Poli( Kota Sihir)”;” I Gitonia ton Angelon”( Serambi Malaikat, Kabanellis)

Nada film:” Electra” serta” Zorba the Greek”( Michalis Cacoyannis)

Oratorio:” Axion Esti”( Odysseas Elytis, Hadiah Nobel 1979)

Rezim junta— aksi di dasar tanah— dipenjarakan— pembuangan

Pada 21 April 1967 suatu junta fasis( Pemerintahan Kolonel) meregang kewenangan leawt suatu kudeta. Theodorakis bersembunyi di dasar tanah serta mendirikan Front Chauvinistis. Para Kolonel menerbitkan Dekret Tentara Nomor. 13, yang mencegah musiknya dimainkan ataupun apalagi didengarkan. Theodorakis sendiri dibekuk pada 21 Agustus 1967 serta dipenjarakan sepanjang 5 bulan. Sehabis dibebaskan pada 1968, beliau dibuang ke Zatouna bersama istrinya Myrto serta kedua anak mereka, Margarita serta Yorgos. Belum lama beliau ditahan di barak Fokus Oropos. Suatu aksi kebersamaan global, yang dipandu oleh tokoh- tokoh semacam Dmitri Shostakovich, Leonard Bernstein, Arthur Miller, serta Harry Belafonte sukses membuat Theodorakis dibebaskan. Atas permohonan politikus Prancis Jean- Jacques Servan- Schreiber, Theodorakis diizinkan berangkat ke isolasi pada 13 April 1970.

Karya- karya penting di dasar rezim diktatur

Daur lagus:” O Ilios ke o Chronos”(” Mentari serta Durasi”, Theodorakis);” Ta Laïka”(” Lagu- lagu Terkenal”, Meter. Elefteriou); Arcadies I- X; Lagu- lagu buat Andreas( Theodorakis);” Nichta Thanatou”(” Malam- malam Ajal”, Meter. Elefteriou)

Oratorio:” Ephiphania Averoff”( Seferis),” State of Siege”( Marina- Rena Hadjidakis),” March of the Antusiasme”( Angelos Sikelianos),” Raven”( Seferis, bagi Edgar Allan Poe)

Kerangka film:” Z”( Costa- Gavras).

Pengasingan— perlawanan

Di pengasingan, Theodorakis berjuang sepanjang 4 tahun buat penggulingan para kolonel. beliau mengamalkan ribuan konser di semua bumi selaku bagian dari perjuangannya buat penyembuhan kerakyatan di Yunani, berjumpa dengan Pablo Neruda serta Salvador Allende, Gamal Abdel Nasser serta Tito, Yigal Allon serta Yasser Arafat, François Mitterrand serta Olof Palme. Untuk jutaan orang, beliau jadi ikon umum untuk perlawanan kepada rezim diktatur.

Karya- karya penting yang ditulis di pembaungan

Daur lagu:” Lianotragouda”(” 18 Lagu buat Tanah Air yang Getir”, Yannis Ritsos);” Ballades”( Manolis Anagnostakis)

Oratorio:” Canto General”( Pablo Neruda)

Coretan film:” The Trojan Women”( Meter. Cacoyannis);” State of Siege”( Costa- Gavras);” Serpico”( S. Lumet)

Kembali to Yunani— aktivisme— pengarang yang subur

Selepas kemerosotan Kolonel, Theodorakis kembali ke Greece pada 24 Julai 1974 membuat profesinya dan konsertnya, baik di dalam atau di luar negara. Beliau juga pada masa yang sama seperti dia dan dalam kebimbangan penonton: dia mencatat beberapa Agensi Parlimen Greece (1981-1986 dan 1989-1993) serta 2 tahun, dari tahun 1990 hingga 1992, beliau menjadi Menteri dalam Rezim Constantine Mitsotakis. Dia selepas menjadi ketua nada biasa Orkestra Symphony dan Choir Radio TV Yunani selama 2 tahun lagi.

Theodorakis selalu mencampur kemampuan artistik yang sangat umum dengan cintanya yang dalam untuk negaranya. Dia juga memiliki komitmen besar untuk meningkatkan pemahaman global tentang hak-hak orang, mengenai masalah ruang tamu, dan mengenai arti perdamaian. Karena alibi ini terserah kepadanya, bersama dengan musisi dan penyanyi Turki populer Zülfü Livaneli, mendirikan Asosiasi Persahabatan Yunani-Turki. Theodorakis mendapatkan gelar Dokter Honoris Causa dari beberapa universitas, yang terdaftar Montreal, Thessaloniki, dan Kreta, dan dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian Bumi pada tahun 2000. Ketika ia tinggal di tempat purnakaryawan, penerbitan nada, budaya, dan politik Bekerja. Tetapi pada kesempatan itu berarti dia tidak memiliki kesempatan untuk mengutip tindakan, semacam 1999, menentang partisipasi NATO dalam Perang Kosovo, dan pada tahun 2003 melawan Perang Irak. Pada tahun 2005, ia dianugerahi “penghargaan terhadap Rusia Global Global St. Andrew” dan “Apresiasi Nada Global IMC UNESCO”.

Karya- karya penting sehabis 1974

Daur lagu:” Ta Lyrika”,” Dionysos”,” Phaedra”,” Beatrice in Kosong Street”,” Mia Thalasssa”(” Laut Penuh dengan Nada”),” Os archeos Anemos”(” Semacam Angin dari Dahulu kala”),” Lyrikotera”(” The More- Than- Lyric Songs”),” Lyrikotata”(” The Most Lyric Songs”),” Erimia”(” Solitude”)

Nada buat pentas:” Orestia”( dir.: Spyros Evangelatos);” Antigone”( dir.: Meter. Volanakis);” Medea”( dir.: Spyros Evangelatos)

Coretan film:” Iphigenia”( Meter. Cacoyannis),” The Man with the Carnation”( N. Tzimas)

Oratorios:” Missa Greca”,” Liturgia 2″,” Requiem”

Nada simfoni serta kantata: Simfoni nomor. 2, 3, 4, 7,” According to the Sadducees”,” Canto Olympico”, Rhapsody Gitar( 1996), Rhapsody Cello( 1997)

Opera:” ” Elektra”,” Medea”,” Antigone”,Kostas Karyotakis”,” Lysistrata”.

Nada pop:” Von Tag Zu Tag”, album dengan biduan Italia Milva( 1979) diterbitkan di sebagian negeri, hadiah kencana di Jerman buat hasil pemasaran terbaik.

Pemikiran politik

Theodorakis populer sebab pandangan- pandangan kirinya, yang sudah diungkapkannya dengan cara terbuka( paling utama, spesialnya, pada era diktatur junta). Beliau sudah berkampanye buat banyak permasalahan hak asas orang serta perdamaian, semacam misalnya bentrokan Siprus, ketegangan antara Turki serta Yunani yang diakibatkan oleh bentrokan Aegea, serbuan NATO kepada Yugoslavia, penculikan serta perlakuan atas AbdullahÖcalan, ataupun bentrokan Israel- Palestina. Baru- baru ini beliau memunculkan polemik sebab mengatakan kritik yang runcing kepada George W. Bush serta pemerintahannya, dan kebijakan- kebijakan penguasa Ariel Sharon. Kritiknya kepada Sharon serta negeri Israel sudah ditafsirkan oleh beberapa pendukung Zionisme selaku anti- Semitik.